labod Januari 9, 2021
Caritas mengirimkan kayu bakar untuk membantu para migran yang terjebak dalam badai salju Bosnia


Karena sekitar seribu migran merana tanpa perlindungan yang memadai dalam badai salju di Bosnia-Herzegovina, Caritas meluncurkan penggalangan dana untuk membantu mereka mendapatkan kayu bakar guna menangkal suhu yang membekukan.

Oleh Devin Watkins

Pihak berwenang di Bosnia-Herzegovina sedang berupaya untuk memindahkan hampir seribu pencari suaka ke tenda-tenda berpemanas, karena cuaca musim dingin yang keras menimpa mereka di dekat perbatasan Kroasia.

Mereka terdampar tanpa perlindungan yang layak setelah kamp pengungsi mereka di dekat kota Lipa di Bosnia terbakar habis pada 23 Desember.

Peter Van der Auweraert, kepala Organisasi Internasional PBB untuk Migrasi di Bosnia, melalui Twitter pada hari Jumat mengumumkan bahwa mereka akan segera menerima tenda penghangat.

Para migran — semua pria yang sebagian besar berasal dari Pakistan dan Afghanistan — masih akan tetap tanpa air ledeng, listrik, dan toilet.

Banyak juga yang kekurangan pakaian musim dingin yang layak, dan saat ini hanya menerima satu kali makan sehari dari Palang Merah.

Kayu untuk kehangatan

Menanggapi situasi yang sulit ini, beberapa pakaian Caritas di Italia telah bekerja sama untuk mengumpulkan dana guna menyediakan kayu bakar untuk membantu mereka tetap hangat.

Caritas Ambrosiana dan Caritas Italy, serta sejumlah kantor cabang kemanusiaan Gereja setempat, bersatu padu untuk mengirimkan 6 truk penuh kayu ke Lipa.

Yang lainnya akan menyusul dalam beberapa minggu mendatang untuk melewati musim dingin Balkan yang terburuk.

Mencari kelangsungan hidup

“Ini bukanlah solusi untuk masalah,” kata Direktur Caritas Ambrosiana, Luciano Gualzetti, “tetapi saat ini satu-satunya hal yang dapat kami lakukan untuk membantu orang-orang ini setidaknya untuk bertahan hidup.”

Organisasi bantuan tersebut telah bekerja sejak 2015 untuk membantu para migran yang melakukan perjalanan di sepanjang jalur Balkan menuju negara-negara Uni Eropa.

Caritas telah menyiapkan program darurat untuk mendistribusikan bantuan makanan, serta solusi jangka menengah, seperti dapur umum, dan mengatur tim personel yang memenuhi syarat untuk membantu para migran melalui konseling.

Kondisi jorok

Personel tentara Bosnia, sementara itu, telah mendirikan tenda dan kontainer kecil sementara yang tidak dipanaskan untuk para migran setelah kamp Lipa terbakar.

Ada rencana untuk menyediakan tenda berpemanas, tetapi mereka belum siap pada saat badai salju melanda pada hari Jumat.

Saksi mata mengatakan bahwa mereka melihat beberapa migran mengantre untuk mendapatkan paket makanan tanpa kaus kaki atau jaket.

Seorang pria mengatakan kepada Associated Press bahwa beberapa hari telah berlalu sejak dia terakhir mandi.

“Tolong berdiri bersama kami dan bantu kami,” kata Mohammad Afsal, dari Pakistan. “Kami berada dalam kondisi yang sangat, sangat buruk!”

Source : Keluaran HK