Ilmuwan Amerika dianugerahi Hadiah Nobel untuk penemuan panas dan sentuhan

Ilmuwan Amerika dianugerahi Hadiah Nobel untuk penemuan panas dan sentuhan


Ilmuwan Amerika David Julius dan Ardem Patapoutian telah memenangkan Hadiah Nobel dalam bidang kedokteran untuk penemuan mereka tentang bagaimana tubuh manusia merasakan suhu dan sentuhan. Pengungkapan yang diberikan Senin di Stockholm, Swedia, dapat mengarah pada cara-cara baru untuk mengobati rasa sakit atau bahkan penyakit jantung.

Oleh Stefan J. Bos

Thomas Perlman, sekretaris jenderal Komite Nobel, mengatakan dua ilmuwan Amerika terkemuka berbagi salah satu hadiah paling bergengsi di dunia di bidang mereka. “Majelis Nobel di Karolinska Institutet hari ini telah memutuskan untuk menganugerahkan Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 2021 bersama-sama kepada David Julius dan Ardem Patapoutian atas penemuan reseptor suhu dan sentuhan mereka,” katanya.

Mereka secara efektif menemukan bagaimana manusia merasakan kehangatan, misalnya, matahari atau pelukan orang yang dicintai.

Pekerjaan mereka berfokus pada bidang somatosensasi, yang mengeksplorasi kemampuan organ khusus seperti mata, telinga, dan kulit untuk melihat, mendengar, dan merasakan.

Kedua pria itu menyelidiki bagaimana tubuh manusia mengubah sensasi fisik menjadi pesan listrik di sistem saraf.

Para ahli mengatakan temuan dapat mengarah pada cara baru untuk mengobati rasa sakit. Panas, dingin, dan sentuhan sangat penting bagi orang untuk mengalami dunia dan kelangsungan hidup mereka.

MEMBUKA RAHASIA

Perlmann mengatakan karya peraih Nobel itu akan membuka salah satu rahasia alam. Dia menyebutnya penting untuk “kelangsungan hidup” manusia dan “penemuan yang sangat penting dan mendalam.”

Sekjen Komite Nobel juga memuji latar belakang kedua ilmuwan tersebut yang beragam. “David Julias lahir pada tahun 1955 di New York. Dia melakukan studi pemenang hadiah di University of
California dan San Francisco, di mana dia masih aktif. Ardem Patapoutian lahir pada tahun 1967 di Beirut di Lebanon. Di masa mudanya, ia pindah ke Los Angeles di Amerika Serikat. Dia melakukan karyanya yang memenangkan hadiah di Scripps Research di La Jolla, California, di mana dia masih aktif,” jelas Perlman.

Penghargaan bergengsi ini dilengkapi dengan medali emas dan 10 juta kronor Swedia ($ 1,14 juta). Uang hadiah berasal dari warisan yang ditinggalkan oleh pencipta hadiah, penemu Swedia Alfred Nobel, yang meninggal pada tahun 1895.

Penghargaan tersebut merupakan yang pertama diberikan tahun ini. Hadiah lainnya adalah untuk pekerjaan luar biasa dalam fisika, kimia, sastra, perdamaian, dan ekonomi.

Hadiah tahun lalu diberikan kepada tiga ilmuwan yang menemukan virus hepatitis C yang merusak hati. Terobosan itu menghasilkan obat untuk penyakit mematikan dan tes untuk menjaga agar momok tidak menyebar melalui bank darah.

Source : Keluaran HK