labod Januari 1, 1970
Organisasi merayakan pentingnya magang


Diperbarui

ANKARA, Turki (AP) – Kebakaran terjadi pada Sabtu di unit perawatan intensif yang merawat pasien COVID-19 di Turki selatan setelah tabung oksigen meledak, menewaskan delapan orang, media milik pemerintah melaporkan.

Kantor berita Anadolu mengatakan kebakaran terjadi di unit Rumah Sakit Universitas Sanko yang dikelola swasta di Gaziantep. Ia mengutip pernyataan rumah sakit yang mengidentifikasi para korban berusia antara 56 dan 85 tahun. Api segera dikendalikan.

Pernyataan tersebut mengatakan 14 pasien yang menjalani perawatan intensif dipindahkan ke rumah sakit lain. Investigasi sedang dilakukan.

Kantor gubernur provinsi kemudian mengatakan 19 pasien berada di unit ketika “alat oksigen bertekanan tinggi” meledak pada pukul 4:45 pagi (0145GMT). Selain korban jiwa, tidak ada yang terluka dalam kebakaran itu, sungguh menyedihkan.



Unit perawatan intensif di seluruh Turki saat ini memiliki tingkat hunian tempat tidur 74% karena wabah virus korona, menurut angka pemerintah, meskipun asosiasi medis mengatakan angkanya lebih tinggi dan rumah sakit mereka dibanjiri pasien COVID-19.

Pada Jumat malam, Kementerian Kesehatan Turki melaporkan 26.410 kasus virus korona baru, menjadikan total negara itu sejak Maret menjadi 1,98 juta. Angka tersebut termasuk kasus asimtomatik, yang tidak dilaporkan Ankara dalam empat bulan hingga akhir November, memicu kritik bahwa pemerintah berusaha menyembunyikan sejauh mana wabah negara itu.


Turki mencapai rekor tertinggi harian 246 kematian terkait COVID-19 yang dilaporkan pada hari Jumat untuk jumlah kematian akibat virus korona yang dilaporkan secara keseluruhan sebesar 17.610.


__



Ikuti liputan AP di https://apnews.com/hub/coronavirus-pandemic dan https://apnews.com/UnderstandingtheOutbreak

Source : Keluaran HK