labod Januari 3, 2021
Museum Vatikan: Ayo, mari kita sembah # 9


“Penggambaran kelahiran Yesus itu sendiri merupakan proklamasi sederhana dan penuh kegembiraan dari misteri Inkarnasi Putra Allah.” Kata-kata Paus Fransiskus ini mengenang bagaimana kelahiran Yesus telah menginspirasi generasi seniman sepanjang sejarah untuk menginjili melalui keindahan. Setiap minggu Museum Vatikan dan Berita Vatikan mempersembahkan sebuah mahakarya dari koleksi kepausan, yang disertai dengan refleksi dari para Paus.

Giovanni di Pietro, disebut Lo Spagna, Nativity and kedatangan the Magi, 1507-1508, minyak di atas kayu, bingkai emas, Galeri Seni Vatikan © Musei Vaticani

Di antara pengikut Perugino, Giovanni di Pietro, yang disebut Lo Spagna (“Orang Spanyol”), menghasilkan lukisan altar berwarna cerah ini dan menggabungkan pemandangan tradisional seputar kelahiran Yesus dengan latar belakang naturalistik yang diilhami oleh pedesaan Umbria. Di tengah panggung terbaring Anak Yesus di tempat terbuka dan bukan di gua, dengan Maria, Yusuf, dan tiga malaikat berlutut di dekatnya dalam pemujaan. Dua adegan kedatangan digambarkan di latar belakang, dengan permainan perspektif yang menarik: para gembala di satu sisi dan orang Majus di sisi lain bersama rombongan mereka. Bahkan banteng dan keledai, yang muncul dalam adegan itu, berada jauh dari Keluarga Kudus, sementara paduan suara malaikat bernyanyi di surga untuk mengumumkan kelahiran Juruselamat.


© Museum Vatikan

“Ini bukanlah istana yang melihat kelahiran Sang Penebus, yang ditakdirkan untuk mendirikan Kerajaan yang kekal dan universal. Dia lahir di sebuah kandang dan, datang di antara kita, dia menyalakan api kasih Allah di dunia (lih. Luk 12:49). Api ini tidak akan pernah padam. “

(Paus Santo Yohanes Paulus II – Homili pada Misa Tengah Malam – 2000)

Di bawah arahan Paolo Ondarza
#BeautyThatUnites
Instagram: @vaticanmuseums @VaticanNews
Facebook: @vaticannews

Source : Keluaran HK