Paus: Merayakan Sinode berarti berjalan bersama di jalan yang sama

Paus: Merayakan Sinode berarti berjalan bersama di jalan yang sama


Paus Fransiskus merayakan Misa di Basilika Santo Petrus untuk pembukaan Sinode Para Uskup, yang akan berlangsung dalam tiga tahap selama dua tahun ke depan.

Oleh Christopher Wells

Paus Fransiskus secara resmi membuka Sinode Para Uskup pada hari Minggu dengan Misa khidmat di Basilika Santo Petrus.

Umat ​​beriman dari seluruh dunia – termasuk pria dan wanita awam, imam, seminaris, religius wanita dan pria, kardinal dan uskup – ambil bagian dalam liturgi, yang menandai dimulainya proses sinode selama dua tahun.

Dalam homilinya, Paus Fransiskus menjadikan pembacaan Injil hari itu, menceritakan perjumpaan Yesus dengan seorang pemuda kaya, sebagai titik awal refleksi sinodalitas: “Merayakan Sinode,” katanya, “berarti berjalan di jalan yang sama, bersama-sama. .”

Mengikuti teladan Yesus, ia menekankan tiga kata kerja yang menjadi ciri Sinode: bertemu, mendengarkan, dan melihat.

Bertemu

Dalam Injil, kita sering melihat Yesus dalam perjalanan, terbuka untuk bertemu dengan orang-orang yang Ia temui di sepanjang jalan, hadir kepada mereka, dan peduli dengan pertanyaan mereka. Seperti Yesus, kata Paus, “kita juga dipanggil untuk menjadi ahli dalam seni perjumpaan.”

Ini melibatkan keterbukaan kepada Tuhan, meluangkan waktu untuk berdoa dan adorasi, dan mendengarkan apa yang dikatakan Roh Kudus kepada kita.

Itu juga membutuhkan keterbukaan kepada orang lain, serta keberanian dan “kesediaan untuk membiarkan diri kita ditantang oleh kehadiran dan cerita orang lain.


Peserta Misa

Mendengarkan

Paus Fransiskus bahwa perjumpaan sejati hanya datang melalui mendengarkan orang lain, mencatat bahwa Yesus mendengarkan tidak hanya dengan telinga, tetapi dengan hati. Ketika kita mengikuti Yesus dalam mendengarkan dengan hati, “orang merasa mereka didengar, bukan dihakimi; mereka merasa bebas untuk menceritakan pengalaman mereka sendiri dan perjalanan spiritual mereka.”

Paus mengundang kita untuk bertanya pada diri sendiri apakah kita pandai mendengarkan, apakah kita membiarkan orang lain mengekspresikan diri. Dia mengatakan bahwa Roh Kudus meminta kita untuk mendengarkan “pertanyaan, kekhawatiran, dan harapan setiap Gereja,” dan tantangan serta perubahan yang dihadirkan oleh dunia di sekitar kita.”

“Janganlah kita membuat hati kita kedap suara; jangan sampai kita tetap terkurung dalam kepastian kita,” pintanya. Sebaliknya, “Mari kita saling mendengarkan.”

Paus Fransiskus saat merayakan Misa

Paus Fransiskus saat merayakan Misa

Melihat

Paus Fransiskus bersikeras bahwa “perjumpaan dan mendengarkan bukanlah tujuan itu sendiri,” tetapi harus mengarah pada penegasan. “Setiap kali kita masuk ke dalam dialog,” jelasnya, “kita membiarkan diri kita ditantang, untuk maju dalam perjalanan.”

Seperti halnya orang muda yang kaya, Yesus membantu kita untuk membedakan, “untuk melihat ke dalam” dan untuk menemukan apa yang Allah nyatakan kepada kita, “untuk membedakan dalam terang itu” apa yang “benar-benar dihargai oleh hati kita.”

Ini “adalah pelajaran berharga bagi kita,” kata Paus Fransiskus, seraya menambahkan bahwa “Sinode adalah perjalanan penegasan rohani yang terjadi dalam adorasi, dalam doa, dan dalam dialog dengan Sabda Allah.”

Kemana Tuhan menuntun kita

Pada hari-hari Sinode ini, Paus berkata, “Yesus memanggil kita, seperti yang dia lakukan kepada orang kaya dalam Injil, untuk mengosongkan diri kita sendiri, untuk membebaskan diri kita dari semua yang duniawi, termasuk model pastoral kita yang melihat ke dalam dan usang; dan untuk bertanya pada diri kita sendiri apa yang ingin Tuhan katakan kepada kita saat ini – dan ke arah mana Dia ingin memimpin kita.”

“Mari kita melakukan perjalanan yang baik bersama-sama,” kata Paus Fransiskus sebagai penutup. Dia mengungkapkan harapan bahwa kita dapat menjadi “peziarah yang mencintai Injil dan terbuka terhadap kejutan-kejutan dari Roh.” Dan dia mendesak kita untuk tidak melewatkan “kesempatan penuh rahmat yang lahir dari perjumpaan, pendengaran, dan penegasan.”

Momen Misa untuk menandai dimulainya.  proses sinode

Momen Misa untuk menandai dimulainya. proses sinode

Source : Keluaran HK