labod Januari 1, 1970
Prosesi Baghdad menandai peringatan kematian jenderal Iran


Diperbarui


BAGHDAD (AP) – Prosesi pemakaman tiruan menandai peringatan pembunuhan jenderal tertinggi Iran dan seorang pemimpin senior milisi Irak dalam serangan pesawat tak berawak AS yang meningkatkan ketakutan akan eskalasi militer di wilayah tersebut.

Ribuan pelayat bergabung dalam pawai di jalan raya menuju bandara Baghdad Sabtu malam di mana serangan yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani dan pemimpin senior milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis terjadi. Pembunuhan Soleimani secara dramatis meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut dan membawa AS dan Iran ke ambang perang.

Poster-poster orang mati menghiasi kedua sisi jalan, yang dipagari dengan tenda-tenda yang menyajikan makanan dan minuman bagi mereka yang berjalan di jalan raya. Lokasi pemboman diubah menjadi area mirip kuil yang ditutup dengan tali merah, dengan foto Soleimani dan al-Muhandis di tengah, saat pelayat menyalakan lilin.



Bekas pecahan peluru masih terlihat di aspal dan dinding di area tersebut.

Soleimani mengepalai Pasukan Quds elit Garda Revolusi Iran, yang bertanggung jawab atas operasi luar negeri Republik Islam dan sering bolak-balik antara Irak, Lebanon, dan Suriah.


Prosesi itu dilakukan ketika militer Irak mengatakan bahwa para ahli bahan peledak dengan pasukan angkatan lautnya berhasil membongkar ranjau yang ditemukan tertancap di sebuah kapal tanker minyak di Teluk Persia dua hari sebelumnya.



Pernyataan hari Sabtu mengatakan pihak berwenang Irak telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penempatan tambang.

Pengumuman itu datang sehari setelah Irak mengkonfirmasi laporan oleh perusahaan keamanan swasta bahwa sebuah ranjau ditemukan menempel di sisi sebuah kapal tanker yang disewa dari Perusahaan Pemasaran Minyak Irak, yang dikenal sebagai SOMO, karena sedang mengisi bahan bakar kapal lain. Dikatakan bahwa tim Irak sedang bekerja untuk membongkar ranjau tersebut.


Irak belum memberikan rincian lebih lanjut, tetapi dua perusahaan keamanan swasta tersebut mengatakan bahwa penemuan itu kemungkinan besar merupakan ranjau limpet di MT Pola, sebuah kapal tanker berbendera Liberia.

Tambang limpet adalah jenis ranjau laut yang dipasang di sisi kapal, biasanya oleh anggota pasukan khusus penyelam. Ini kemudian meledak, dan dapat merusak kapal secara signifikan.

Penemuan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS di hari-hari terakhir pemerintahan Presiden Donald Trump.

Amerika telah melakukan flyover pembom B-52 dan mengirim kapal selam nuklir ke Teluk Persia atas apa yang digambarkan oleh pejabat Trump sebagai kemungkinan serangan Iran pada peringatan serangan di dekat Baghdad yang menewaskan Soleimani dan al-Muhandis.

Source : Keluaran HK