labod Juli 1, 2021
Uskup AS memberikan $1,36 juta kepada Gereja Katolik di Afrika


Para Uskup Amerika Serikat telah mengumumkan rencana untuk mengirim sejumlah besar dana yang dikumpulkan dari koleksi khusus untuk mendukung kegiatan pastoral di benua Afrika.

Oleh Lisa Zengarini

Subkomite Konferensi Waligereja Amerika Serikat (USCCB) tentang Gereja di Afrika akan mengalokasikan lebih dari $1,36 juta untuk konferensi Uskup Afrika, asosiasi regional konferensi Uskup, dan asosiasi regional kongregasi religius Musim Panas ini.

Pendanaan berasal dari koleksi khusus yang diambil setiap tahun oleh keuskupan di paroki-paroki di seluruh Amerika Serikat.

Mendukung pelayanan pastoral dan pelayanan sosial di Afrika

Jumlah tersebut akan membantu mendukung pelayanan pastoral, pengembangan kepemimpinan, evangelisasi, dan kegiatan pelayanan sosial di benua Afrika, di mana Gereja Katolik tetap menjadi mercusuar harapan dalam konteks konflik yang terus-menerus, kemiskinan yang tumbuh di tengah pandemi Covid-19 dan kekeringan.

Subkomite USCCB menyetujui hibah untuk 56 proyek pastoral pada pertemuannya pada 14 Juni.

56 proyek

Proyek termasuk, antara lain: mempopulerkan dan mengimplementasikan ensiklik lingkungan Paus Fransiskus, Terpuji di Zambia; melatih konselor pastoral untuk mendukung mereka yang terkena dampak krisis Covid-19 di Zimbabwe; mempromosikan evangelisasi dalam bahasa lokal di Togo; menciptakan pelayanan pria yang meniru teladan St. Joseph di Malawi; memperkuat kapasitas Gereja lokal untuk melindungi anak di bawah umur dan orang dewasa yang rentan dari pelecehan seksual di semua keuskupan di Burundi; membangun keterampilan para katekis di Kamerun untuk menangani kebutuhan psiko-sosial para pengungsi internal yang telah meninggalkan rumah mereka untuk menghindari kekerasan; dan, mengorganisir dukungan antaragama untuk pelayanan pastoral para pengungsi di Uganda.

Membuat perbedaan dengan hadiah kecil

Kardinal Joseph W. Tobin, ketua Subkomite USCCB untuk Gereja di Afrika, berterima kasih kepada banyak umat Katolik di Amerika Serikat yang berkontribusi pada Dana Solidaritas pada tahun 2020, terlepas dari kesulitan pribadi mereka sendiri akibat pandemi.

“Hadiah ini,” katanya, “akan menghasilkan keajaiban dalam kehidupan umat Katolik Afrika, yang bersemangat untuk membagikan Injil, merawat saudara dan saudari mereka, dan membangkitkan generasi baru pemimpin Katolik yang akan bekerja untuk kehidupan yang lebih adil. dan masyarakat yang setia.”

“Bahkan hadiah kecil sangat berguna di negara-negara ini, dan banyak hadiah kecil yang ditambahkan bersama-sama membuat perbedaan besar dalam kehidupan individu, paroki, dan keuskupan,” tambahnya.

Source : Keluaran HK